Gasket merupakan lapisan yang sering digunakan untuk menghubungkan sambungan antara flange. Biasanya gasket digunakan pada proses pengerjaan penyambungan pipa atau peralatan yang berkaitan dengan mesin.
Begitulah pengertian gasket dan fungsinya yang sangat membantu bagi masyarakat. Apalagi bagi masyarakat yang memiliki kebocoran pada mesin pipa, mesin atau lainnya maka bisa menggunakan gasket untuk mengatasinya.
Pengertian Gasket dan Fungsinya
Gasket juga dapat diartikan sebagai bahan yang dipasang pada dua permukaan benda, benda tersebut di dalamnya memiliki tekanan fluida untuk mencegah kebocoran.
Gasket berfungsi untuk merapatkan agar kedua sambungan benda tidak lepas sehingga tingkat kebocoran yang terjadi sangat kecil. Sebenarnya fungsi gasket dapat lebih spesifik lagi, jika dilihat dari macamnya.
Berikut merupakan macam-macam gasket, beserta pengertian gasket dan fungsinya yang harus Anda ketahui.
Gasket Metal Spring Energizing Ring
Jenis gasket metal spring energizing ring memiliki sifat self energizing. Sifatnya nanti lebih mirip gasket metal c-ring namun dalam segi penggunaannya berbeda.
Perbedaannya yaitu terletak di penggunaannya yang hanya pada media ukuran besar, sehingga setting load gasket metal spring energizing ring pun lebih besar dan tentunya harganya begitu mahal.
Metal C-Ring Gasket
Gasket metal c-ring sering digunakan pada low vacuum dan low pressure. Keunggulan dari metal c-ring gasket yaitu dapat menyimpan energi, serta cocok dipakai sebagai tempat duduk media berukuran kecil. Fungsi metal c-ring gasket sangat bagus, sayangnya jenis gasket ini tergolong cukup mahal.
Metal U-Ring Gasket
Jenis gasket berikutnya ada metal u-ring yang biasa dipakai untuk menyambungkan dua permukaan rata. Tidak hanya rata saja, tetapi metal u-ring juga hanya mampu menggabungkan benda sejajar.
Metal u-ring mampu memberikan hasil maksimal apabila mendapatkan gaya tekanan yang tinggi. Metal u-ring gasket mampu digunakan pada tekanan sangat tinggi yakni 12.000 psi (828 bar).
Metal O-ring Gasket
Metal o-ring gasket termasuk ke dalam gasket yang dapat digunakan kembali (reused). Meskipun dapat dipakai lagi, namun dengan catatan bahwa metal o-ring gasket tidak mengalami kerusakan.
Jika gasket sudah rusak, gasket tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu metal o-ring gasket yang bisa di reused adalah gasket dengan kondisi baik.
Gasket metal o-ring termasuk mahal dibandingkan dengan jenis lainnya. Hal ini dikarenakan bagian dalam gasket berisi tekanan serta temperatur tinggi yang tergantung kebutuhan pemasangan.
Spiral Wound Gasket
Pengertian gasket dan fungsinya jenis spiral wound yaitu dapat dilepas pasang, jadi gasket spiral wound tidak selalu diletakkan pada sambungan.
Ketika gasket sudah tidak diperlukan, sebaiknya Anda melepasnya. Suatu saat jika terjadi peregangan pada sambungan, Anda bisa memasangnya kembali.
Spiral wound gasket bisa digunakan pada tekanan tinggi. Oleh sebab itu bahan yang digunakan untuk membuat spiral wood sangat khusus, terbuat dari berbagai macam campuran ceramic paper, graphite, mica dan asbestos.
Flat Gasket
Pengertian gasket dan fungsinya jenis terakhir adalah flat. Seperti namanya flat gasket, berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran di bidang yang memiliki permukaan rata.
Pemasangan flat gasket bisa diletakkan pada bagian dalam maupun luar sesuai dengan kebutuhan. Flat gasket tergolong awet apabila terkena temperatur maupun tekanan yang tinggi.
Demikian beberapa gasket dan fungsinya dari jenis-jenis yang ada di pasaran. Setiap jenis gasket memiliki fungsi yang berbeda secara spesifik, sehingga Anda wajib memahami terlebih dahulu jenis-jenis gasket beserta fungsinya sebelum menggunakan.
Mengingat pengertian gasket dan fungsinya sebagai penghubung antara kedua permukaan benda, maka Anda merasa penasaran tentang material apa yang terdapat dalam gasket sehingga bisa digunakan untuk penyambung pencegah kebocoran.
Mengenai material yang digunakan dalam pembuatan gasket sebenarnya berbeda-beda. Industri kimia merancang material yang disesuaikan pada penggunaan gasket.
Adapun beberapa bahan yang dipakai untuk membuat gasket yaitu silicone, aflas, red rubber, fluorocarbon, nitrile, neoprene, lembaran karet, rubber sheet dan rubber gasket.
Terdapat bahan lainnya juga yang sering digunakan sebagai campuran pembuatan gasket seperti EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer), graphite gasket dan PTFE (Polytetrafluoroethylene).
Itulah penjelasan dari Karindo Abadi Makmur mengenai pengertian gasket dan fungsinya yang perlu Anda ketahui. Semoga artikel diatas dapat menambah wawasan Anda mengenai gasket.







