Berikut penjelasan singkat mengenai pengertian Flange, jenis dan fungsinya di dunia industri. Flange memiliki fungsi utama adalah untuk menyambung pipa dengan Equipment lain.
Flange bisa dibilang adalah benda yang sangat penting bagi konstruksi industri. Bagi Anda yang belum tahu akan apa itu Flange, jenis dan fungsinya berikut PT Karindo Abadi Makmur bahas dibawah ini.
Pengertian Flange
Apa itu Flange? Pengertian Flange adalah suatu komponen untuk menggabungkan dua elemen antara pipa dengan Equipment lain. Elemen antar pipa akan menjadi satu kesatuan yang utuh dengan cara merekatkannya menggunakan baut.
Flange juga memiliki beberapa kategori pembagian-nya mulai dari berdasarkan Class, Typeface, maupun ANSI. Setiap pembagian jenis Flange memiliki fungsi dan tujuannya masing-masing.
Fungsi Flange
Flange memiliki fungsi untuk penyambung pipa agar dapat dilepas dengan mudah. Flange juga membantu waktu pekerjaan perbaikan atau untuk mengganti Equipment yang rusak tanpa harus merusak komponen lainnya.
Bisa dibilang Flange ada komponen yang sangat penting dalam per-pipaan karena dapat membantu menyambung-kan pipa satu dengan yang lainnya.
Jenis Flange
Ada berbagai jenis Flange dan umumnya dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu;
Jenis Flange Berdasarkan Class / Rating
Flange jika dibagi dari kelas bisa menjadi beberapa jenis, yaitu Class 150#, 300#, 600#, 900#, 1500#, 2500#, dan juga 5000#. Flange dibagi ke beberapa jenis Class / Rating karena Flange bekerja dalam tekanan yang berbeda sesuai dengan kelasnya.
Jenis Flange Berdasarkan Type Face (Tipe Permukaannya)
Jenis flange yang kedua adalah berdasarkan Typeface atau tipe permukaannya. Contoh dari Typeface yang ada yaitu Type Raised Face, Type Flat Face dan Ring Type Joint.
Jenis Flange Berdasarkan ANSI
Socket Flange
Socket Flange adalah Flange yang memiliki area penahan pada sisi terluar yang menyebabkan pipa yang berada di dalam tidak akan tembus keluar.
Slip On Flange
Slip On Flange memiliki keunikan karena hanya bisa masuk sebagian. Untuk sisi dalam dan luarnya akan melalui proses las.
Slip On Flange memiliki permukaan yang polos mirip dengan Socket Flange. Ukuran dalam Flange harus sedikit lebih besar dari luar pipa yang dipasang.
Lap Joint Flange
Flange Lap Joint memiliki ciri khas sehingga posisi lubang baut bisa disesuaikan. Untuk jenis Flange ini sangat tidak disarankan untuk tekanan yang tinggi.
Fungsi Flange Lap Joint untuk menyatukan pipa utama agar dapat bertahan dan tidak membuat celah di antara sambungan pipa.
Jika nanti sampai terjadi kebocoran akan sangat berdampak buruk untuk lingkungan sekitar dan juga bisa berdampak buruk untuk pekerja yang berada di dekat kebocoran itu.
Weld Neck Flange
Weld Neck Flange sangat populer di bidang konstruksi karena Flange yang satu ini paling sering digunakan. Hal ini karena sifat dari Weld Neck Flange ini sangat mudah dipasang ke elemen pipa lainnya.
Juga Flange ini memiliki penggunaan yang sangat fleksibel terhadap Fluida yang bertekanan rendah maupun yang bertekanan tinggi. Weld Neck Flange memiliki bentuk mengerucut di bagian lehernya dan kerucut itu semakin mengecil di bagian ujungnya.
Ujung dari Flange ini dibuat lebih kecil memiliki tujuan untuk pipa bisa menyesuaikan ukuran. Weld Neck flange digunakan di berbagai tekanan tinggi tetapi biasanya digunakan pada pipa gas yang bertekanan tinggi.
Threaded Flange
Threaded Flange memiliki penyambung yang menggunakan ulir. Flange ini biasanya digunakan di area yang rawan kebakaran karena tidak membutuhkan pengelasan.
Jika ada perbaikan atau ada yang rusak akan memudahkan untuk mudah di lepas.
Blind Flange
Blind Flange memiliki fungsi untuk menutup aliran, fungsinya seperti cap dan Fitting. Jenis Flange ini memiliki bentuk yang rata dan tidak memiliki lubang di tengah.
Blind Flange merupakan bagian akhir dari pipa untuk menutup aliran. Bagian ini digunakan untuk Blocking aliran Fluida.
Reducing Flange
Reducing Flange ini memiliki fungsi utama untuk menyambung-kan pipa yang memiliki diameter yang berbeda, baik diameter dalam maupun diameter bagian luar pipa.
Special Flange
Selain jenis – jenis Flange diatas, masih ada jenis Flange Special yang hanya digunakan untuk kondisi tertentu.
Orifice Flange
Orifice Flange adalah Flange yang selalu digunakan berpasangan. Orifice Flange ini digunakan bersamaan dengan Plate Orifice untuk mengukur aliran cari dan gas dalam pipa. Orifice Fflange ini memiliki beberapa jenis, yaitu;
- Orifice Slip-on Flange
- Orifice Socket Flange
- Orifice Threaded Flange
- Orifice Weld Neck Flange
Standard Connections
- Long Weld Neck Flange
- Heavy Barrel Flange
- Full Barrel Flange
Ring Type Joint Flange
Ring Type Joint Flange dipakai dalam proses bertekanan dan bersuhu tinggi. Tipe ini memiliki alur Gasket logam berbeda untuk menjaga seal. Ring Type Joint Flange dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- RTJ Blind Flange
- RTJ Slip-On Flange
- RTJ Threaded Flange
- RTJ Weld Neck Flange
Studding Outlet
- Flat Bottom Mount
- Shell/Head Mount
- Tangential Mount
Expander Flange
Expander Flange bisa dibilang sejenis Weld Neck Flange. Untuk bentuk Expander Flange memiliki ujung yang dibangun lebih besar dibandingkan ukuran di ujung Flange.
Reducing Flange
Reducing Flange adalah Flange yang dibuat dari kombinasi Welding-Neck Flange dan Weldolet atau Nipolet.
Weldoflange
Weldoflange adalah Flange dari kombinasi Weldolet dengan Welding Neck Flange.
Orifice Plate
Orifice Plate adalah pelat pipa yang sangat tipis dan di tengahnya terdapat lubang dan Orifice Plate diletakkan di dalam pipa aliran Fluida.
Spectacle Blind
Spectacle Blind adalah Flange yang digunakan untuk mengisolasi bagian dari jalur ketika jalur tersebut perlu diperiksa.
Itulah penjelasan singkat dari PT Karindo Abadi Makmur mengenai berbagai pengertian Flange, jenis beserta fungsinya. Semoga pembahasan mengenai Flange diatas dapat menambah wawasan Anda.
Bila Anda sedang membutuhkan berbagai jenis Flange bisa menghubungi kontak CS Karindo Abadi Makmur untuk informasi lebih lengkap mengenai katalog Harga Flange terbaru.







