Gasket memiliki banyak jenis dan juga memiliki fungsinya masing-masing. Salah satu jenis gasket adalah Spiral Wound Gasket.
Nama Spiral Wound Gasket pasti Anda sangat asing dengan nama ini. Disini akan dijelaskan tentang pengertian spiral wound gasket, fungsinya dan bagian-bagiannya.
Pengertian Spiral Wound Gasket
Spiral Wound Gasket adalah gasket logam yang umum digunakan di bidang industri dan jika dipasang dengan benar dengan ukuran gasket yang benar, maka akan dapat menahan suhu dan tekanan tinggi.
Spiral wound gasket ini bisa mencegah kebocoran selama waktu masa pakai. Gasket ini memiliki satu bentuk saja tetapi memiliki banyak ukuran.
Fungsi Spiral Wound Gasket
Spiral wound gasket memiliki fungsi untuk menjadi pengaman di antara dua komponen yang disatukan dan juga gasket ini bisa mencegah kebocoran di antara dua komponen pipa.
Bagian Spiral Wound Gasket
Outer Ring (Lingkaran / Cincin Luar)
Outer ring terbuat dari stainless steel atau carbon steel. Outer ring memiliki fungsi untuk memusatkan gasket saat dipasangkan ke sambungan flange.
Outer ring memiliki nama lain yaitu guide ring atau centering ring.
Inner Ring (Lingkaran / Cincin Dalam)
Inner ring memiliki fungsi yang sangat dibutuhkan untuk mencegah penyumbatan di dalam pipa. Jika ada gasket yang yang tertekuk dan ada bagian yang tersedot ke dalam pipa yang menyebabkan tersumbat.
Disini inner ring baru akan dibutuhkan untuk mengatasi penyumbatan.
Sealing Element
Sealing element ini digunakan untuk membantu mencegah rembesan dengan membuat segel. Element yang dipakai meliputi material filler dan windings. Material sealing terdiri dari dua bahan yaitu PTFE dan Graphite.
Perbedaan Bahan Filler Spiral Wound Gasket
Graphite
Graphite adalah bahan alami yang terbuat dari karbon. Biasanya jika menggunakan filler graphite, diller ini memiliki warna elemen yaitu hitam.
Spiral wound gasket yang menggunakan graphite ini digunakan di industri gas dan minyak. Mengapa demikian?
Karena graphite ini lebih tahan dengan tekanan tinggi dan suhu. Juga filler graphite ini tahan dengan beberapa cairan yang memiliki kandungan asam atau basa tinggi.
Dengan menggunakan gasket yang memiliki filler graphite ini bisa mengurangi masalah seperti joint misalignment atau distorsi flange.
PTFE (Polytetrafluoroethylene)
PTFE memiliki jenis filler polimer sintetis yang memiliki warna putih dengan membuat melalui polimerisasi tetrafluoroethylene. PTFE bisa dilumasi agar filler lebih fleksibel dan memiliki sifat yang lebih baik.
Filler PTFE memiliki umur pakai lebih lama dari graphite. Jenis barang sehari-hari yang menggunakan PTFE adalah teflon.
Anda bisa membayangkan jika bahan yang kuat dan anti gesek terdapat di filler menjadi bagian dari spiral wound gasket.
Cara Memilih Tipe Spiral Wound Gasket
Tentukan Tipe Gasket Style & Cross Section
Spiral wound gasket memiliki beberapa tipe cross section, yaitu:
- Basic Type
- Outer Ring Type
- Inner Ring Type
- Inner-Outer Ring Type
Tentukan Material Masing- Masing Bagian
Spiral wound gasket memiliki beberapa material di masing- masing tipe, yaitu:
- Inner : CS, 304, 304L, 321, 316, 316L, 347, Mo, Ti, INC600, IN800
- Outer : CS, 304, 304L, 321, 316, 316L, 347, Mo, Ti, INC600, IN800
- Hoop Filler : PTFE, CE (Ceramic), GRP (Graphite), Non Asbes
Tentukan Ukuran Beserta Rating / Class Pressure Dan Standard Flange
Dalam menentukan ukuran gasket ini mereka terbagi menjadi beberapa kelas yaitu:
- ASME 16.47 : Class 2500, 1500, 900, 600, 300, dan 150
- DIN : PN 40, PN 25, PN 16, PN 10, PN 6
- JIS : 5K – 10K – 16K – 20K – 40K
Itulah penjelasan dari PT Karindo Abadi Makmur mengenai berbagai pengertian spiral wound gasket, fungsi, dan bagiannya. Semoga pembahasan mengenai spiral wound gasket diatas dapat menambah wawasan Anda.







