Mur dan baut adalah jenis komponen pengikat yang banyak dipakai untuk keperluan otomotif dan peralatan elektronik. Bentuk dan ukuran dari mur dan baut (Bolt & Nut) memang kecil, namun keberadaannya sangat penting untuk menunjang keamanan sebuah benda yang menggunakannya.
Jenis Baut Dan Fungsinya Dalam Bidang Otomotif
Pengertian baut adalah sebuah komponen pengikat yang penggunaannya banyak bersamaan dengan komponen mur. Jenis baut sebenarnya ada banyak jenisnya, berikut penjelasan jenis baut dan fungsinya masing-masing.
Baut Hexagonal
Disebut jenis baut hexagonal (Hexagonal Bolt) karena memiliki bentuk kepala berbentuk segi enam atau hexagonal. Baut jenis ini menjadi jenis baut yang banyak dipakai oleh semua kendaraan dan spare part mesin kecil hingga berukuran besar.
Namun baut jenis ini lebih umum digunakan untuk keperluan bidang otomotif khususnya kendaraan mobil dengan berbagai jenis ukuran baut. Salah satu fungsi utama baut adalah sebagai pengikat atau menghubungkan beberapa komponen.
Carriage Bolts
Carriage Bolts adalah jenis baut yang banyak dipakai untuk mengikat / menggabungkan bagian benda yang terbuat dari kayu. Bentuk baut ini lumayan khas yaitu dengan bagian kepala berbentuk seperti kubah serta bagian leher baut yang berbentuk segi empat.
Bentuk leher baut berbentuk segi empat memiliki tujuan agar komponen yang disambungkan bisa lebih masuk ke dalam kayu yang membuat ikatan lebih kuat antar kayu dengan baut tersebut.
Flange Bolt
Bentuk kepala baut flange hampir sama dengan baut hexagonal, hanya saja bagian bawah dari bagian yang berulir terdapat flens yang mana berguna untuk memberikan kekuatan pada baut ketika mencengkram baut komponen yang digabungkan. Baut jenis ini banyak dipakai untuk mengikat 2 benda dengan permukaan yang rata.
Square Head Bolts
Square Head Bolt adalah jenis baut yang memiliki bentuk kepala segi empat. Baut jenis ini banyak digunakan untuk keperluan konstruksi bangunan hingga industri berat. Sehingga sangat jelas penggunaannya untuk pengikat benda berat dengan beban yang juga terbilang berat.
Baut Tanam
Untuk jenis baut ini adalah baut yang memiliki bagian ulir yang terdapat di kedua bagian baut. Umumnya baut tanam (Socket Set Screw) dipakai dengan cara menanamkan baut pada komponen yang akan digabungkan.
Baut U
Melihat namanya Anda pasti sudah bisa menebak bagaimana bentuk baut yang satu ini. Bentuk baut ini memang menyerupai huruf U yang mana digunakan untuk mengikat dua komponen tanpa harus melubangi komponen yang akan diikat.
Umumnya baut U atau U Bolt digunakan untuk menahan pipa, atau besi silinder agar tetap pada posisi yang diinginkan. Biasanya digunakan untuk menahan pipa air dan pipa gas. Untuk material U Bolt biasanya terbuat dari stainless, hot dip galvanis, baja carbon dan lainnya.
Eye Bolt
Eye Bolt adalah jenis baut yang memiliki kepala berbentuk melingkar di bagian kepala baut. Hal ini bertujuan untuk melakukan penarikan benda yang dipasang baut jenis Eye Bolt.
Fungsi Eye Bolt adalah untuk memindahkan / menahan peralatan yang dipasang, dengan mengaitkan rantai atau tali pada bagian cincin yang terdapat pada baut.
Setelah mengenal jenis baut yang dipakai dalam berbagai jenis kebutuhan teknik otomotif hingga konstruksi bangunan, kini Anda juga harus mengenal tentang apa saja jenis mur yang juga penting peranannya.
Jenis Mur dan Kegunaannya Untuk Kebutuhan Otomotif dan Konstruksi
Mur Bertutup
Jenis mur yang satu ini diberi julukan bertutup karena bagian mur yang beralur memang dibuat seperti dengan tutup.
Tujuan dari dibuatnya mur seperti ini adalah untuk mencegah terjadinya korosi yang terjadi pada mur sehingga bisa lebih awet dan tahan lama penggunaannya. Mur bertutup banyak dipakai untuk mengencangkan ikatan pada roda yang terbuat dari aluminium.
Castellated Nut
Castellated Nut adalah jenis mur yang memiliki sistem penguncian yang unik dan berbeda dengan jenis penguncian yang lainnya.
Tujuan dari pembuatan mur jenis ini adalah agar supaya komponen yang diikatkan bisa merekat / tarik menarik lebih kuat dan tak mudah mengalami pergeseran sehingga tak mudah lepas penggunaannya.
Hexagonal Nut
Mendengar namanya mungkin Anda sudah bisa menebak seperti apa bentuk mur yang satu ini. Hexagonal Nut memiliki bentuk kepala segi enam atau hexagonal. Penggunaan mur jenis ini banyak dipakai dalam bidang teknik atau otomotif.
Lock Nut
Jenis mur yang memiliki bentuk dan ketebalan yang tipis dengan fungsi sebagai mur yang kedua pada sebuah baut. Tujuan penggunaan mur ini biasanya adalah agar supaya ikatan atau penguncian bisa dilakukan dengan lebih kuat.
Mur Castle
Julukan lain untuk jenis mur ini adalah mur dengan Galur. Hal itu dikarenakan adanya Galur dengan bentuk silinder pada batang mur. Alasan adanya Galur pada batang mur adalah untuk mencegah baut yang dipasang menjadi kendur atau mudah terlepas.
Oleh karena itu keberadaan mur ini sangatlah penting. Mur ini banyak dipasang pada suku cadang kendaraan seperti sistem kemudi kendaraan bermotor.
Square Nut
Square Nut adalah jenis mur yang memiliki karakter dengan ukuran yang lebih besar, tebal dan kuat. Maka dari itu mur jenis ini banyak dipakai untuk mengikat dan merekat-kan bagian badan kereta api atau pesawat terbang.
Selain itu, mur jenis ini juga banyak dipakai untuk kebutuhan mengikat suku cadang yang dipakai pada industri alat berat.
Itulah penjelasan dari Karindo Abadi Makmur mengenai berbagai jenis baut dan mur beserta fungsinya. Semoga pembahasan mengenai baut dan mur diatas dapat menambah wawasan Anda.







