Jika memiliki sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri, maka pasti tidak asing dengan namanya boiler. Alat yang satu ini banyak digunakan di industri bidang manufaktur sebagai salah satu jantung dari sebuah pabrik.
Apa Itu Boiler?
Jika Anda ingin mengetahui tentang apa itu boiler? Maka jawaban Anda akan terjawab semuanya di sini. Pada dasarnya boiler atau dikenal dengan nama ketel uap ini memiliki fungsi penting pada sebuah manufaktur.
Mesin ini biasanya dikenal sebagai sumber tenaga uap untuk proses produksi. Adapun komponen-komponennya perlu Anda ketahui untuk memahami boiler dan juga cara merawatnya.
Penasaran untuk mengetahui boiler lebih lanjut? Berikut ini adalah penjelasan singkatnya untuk Anda.
Komponen Boiler
Pada dasarnya boiler memiliki berbagai macam tipe, namun pasti tetap ada komponen utama yang ada pada boiler.
Komponen-komponen pada boiler memiliki fungsinya masing-masing sehingga Anda yang ingin mempelajari boiler setidaknya memahami fungsinya. Tidak perlu berlama-lama lagi, berikut akan dijelaskan komponen dan fungsi dari boiler.
Drum Ketel
Drum Ketel merupakan komponen utama dari mesin boiler. Drum ketel sendiri memiliki fungsi untuk menampung air. Nantinya air yang ditampung ini akan diuapkan sehingga keberadaan mesin ini harus ada pada setiap boiler.
Penampungan drum ketel akan berisi 50% air dan 50% uap yang sudah diolah dengan komponen lainnya. Biasanya di dalam drum ketel akan dibentuk sekat – sekat.
Alasan di dalam drum ketel diberikan sekat agar air tidak ikut terbawa dengan uap. Nantinya uap akan naik ke atas dan air dengan suhu rendah akan kembali turun karena terhalang oleh sekat.
Superheater
Uap yang dihasilkan saat dipanaskan masih berbentuk uap basah yang artinya masih mengandung air.
Dengan menggunakan komponen yang satu ini, maka uap air yang basah diubah menjadi uap kering. Superheater akan memanaskan uap basah dengan suhu sekitar 260o – 350o C.
Pada suhu tersebut uap akan menjadi kering dan airnya nanti akan kembali turun ke drum ketel jika suhunya sudah menjadi rendah dan bisa digunakan kembali untuk membuat uap.
Komponen ini menjadi penting karena membuat uap menjadi lebih murni dari proses pemanasan untuk mendapatkan uap.
Economizer
Komponen yang satu ini biasanya banyak dicari oleh manufaktur dalam penggunaan boiler. Sesuai dengan namanya, komponen yang satu ini bertugas untuk menghemat dalam penggunaan boiler.
Proses penghematan ini berasal dari penggunaan air dan gas yang digunakan saat melakukan penguapan. Adapun tugas utamanya adalah mengatur suhu air yang telah diuapkan agar dapat sesuai dengan suhu air yang belum diuapkan.
Jika tidak ada komponen ini, pastinya drum ketel akan mengalami tegangan karena adanya perubahan suhu yang mendadak. Kemudian tugas keduanya yaitu meningkatkan pemanasan pada boiler dengan memanfaatkan gas sisa pembakaran agar boiler menjadi lebih efisien lagi.
Steam Air Heater
Komponen ini memiliki fungsi utama yaitu memanaskan hembusan udara menjadi suhu tinggi untuk menghasilkan bahan bakar. Sebelum udara masuk ke dalam steam air heater, udara memiliki suhu ruang.
Namun setelah melewati steam air heater, udara yang dihembuskan bisa memiliki suhu 230oC. Sehingga jika tidak adanya alat ini, maka boiler tidak akan berjalan dengan sempurna dalam melaksanakan tugasnya sebagai salah satu sumber daya.
Cara Merawat Komponen Boiler Agar Tetap Awet
Jika Anda sudah mengetahui apa itu boiler dan komponen-komponennya. Kali ini akan dibahas cara untuk melakukan perawatan boiler agar dapat digunakan selama mungkin tanpa adanya kerusakan yang parah.
Cara merawat ini perlu dilakukan secara rutin agar hasil dari mesin dapat bekerja secara maksimal. Jika Anda penasaran dengan cara merawatnya, berikut ini adalah penjelasan singkatnya untuk Anda.
Perawatan Preventif dan Korektif
Perawatan boiler yang satu ini memiliki tujuan untuk melakukan pencegahan kerusakan pada boiler dan melakukan tindakan korektif pada boiler jika terjadi kesalahan.
Oleh karena itu cara perawatan yang satu ini dilakukan secara rutin agar dapat melakukan pencegahan dan membetulkan boiler jika ditemukan kesalahan pada proses penggunaannya.
Break Down
Perawatan yang satu ini adalah untuk melakukan pengecekan secara keseluruhan dan detail. Jika sebelumnya hanya untuk melakukan pencegahan dan membetulkan yang salah, maka proses ini akan melakukan pengecekan secara keseluruhan.
Deteksi Secara Dini dan Proaktif
Perawatan yang satu ini juga penting. Deteksi secara dini akan menghasilkan perawatan preventif karena bersifat mencegah. Kemudian diberikan perawatan proaktif dengan melakukan secara rutin dan peka terhadap masalah-masalah yang ada pada boiler.
Demikian pembahasan tentang apa itu boiler dan cara merawatnya secara ringkas telah dijelaskan untuk Anda. Semoga informasi dari Karindo Abadi Makmur dapat membantu Anda.







